[FF-Drabble] As A Bouquet of Valentine’s Rose

Tittle: As A Bouquet of Valentine’s Rose.

Author: Clora Darlene.

Length: Drabble (Sepertinya).

Rating: G.

Genre: Romance.

Main Cast: EXO-K’s Kim Jongin & GG’s Im Yoon Ah.

Disclaimer: FF ini adalah adaptasian dari sebuah surat kabar (https://twitter.com/girlposts/status/339155252169306113/photo/1) dengan alur utama yang sama, tetapi ada yang diubah (?)

Author Note: Ta-Da! FF kebut 20 menit -_- Mian kalo bahasanya amburadul, ngaco, typo dan segala kesalahan T^T Hope you like it guys! 😀

Posted/Published on YoongEXO too.

***

 Aku menikmati masa tuaku bersamanya. Menghabiskan seluruh waktuku bersamanya yang telah bersamaku selama empat puluh enam tahun ini dan beserta anak-anakku.

            Aku masih ingat pertemuan pertama kali kami.

            Di kafetaria Universitas Dongguk.

            Semuanya terasa sangat cepat.

            Aku masih mengingat senyumannya. Manis, tentu saja. Sempurna, itu adalah dia untukku.

            Aku membuka mataku, mengerjapkannya beberapa kali dan mencoba untuk beradaptasi dengan sinar matahari yang masuk dari kaca jendela bening yang telah terbuka.

            Ada sebuket bunga mawar di sebelahku.

            Mawar merah. Dan mengingatkanku pada tanggal hari ini.

            Sebuah kertas kecil bertuliskan lima huruf yang sangat kuhafal. Kata-kata yang setiap tahun yang akan ia tuliskan pada lembaran kecil tersebut lalu menyelipkannya di antara bunga-bunga.

            ‘My love for you grows’

            Aku tersenyum, tentu saja.

            Setiap Hari Valentine dia akan memberikanku sebuket bunga mawar dan kertasnya.

            Empat puluh enam buket bunga mawar, empat anak dan sebentuk cinta seumur hidup. Itu adalah hal-hal yang mengisi hidupku saat ini. Bentuk dari hal-hal terindah yang Tuhan ciptakan dan menurunkannya di dunia ini- sebagai milikku satu-satunya.

            “Kau sudah bangun?”

            Aku mendongak. “Hey, Happy Valentine’s Day”

            “Happy Valentine’s Day, too” Ia tersenyum.

            “Haruskah kita berjalan-jalan sebentar?” Aku mendongak, melirik jam dinding. “Ini masih jam delapan pagi”

            Ia menghela nafas lalu tersenyum kecil. “Baiklah”

            Cukup dengan satu kata itu untuk membuatku segera bergegas. Membersihkan diri secepat mungkin dan merapihkan diriku.

            Kami berjalan-jalan, menelusuri jalanan komplek rumah kami. Ada sebuah taman dan cafe kecil yang tidak jauh dari rumah kami.

            Dan kami berakhir di cafe kecil tersebut. Meminum secangkir kopi hangat bersama.

            Menyadarkan diriku sendiri bahwa saat ini ia mencintaiku. Mencintaiku seumur hidupnya, dan begitu pula denganku. Aku mencintainya seumur hidupku. Dia adalah sahabtku, istriku, cinta terakhirku, dan orang yang merangkup isi kehidupanku. Keriput yang telah memenuhi wajahnya dan rambutnya yang mulai memutih, ia bahkan terlihat lebih cantik.

Hingga waktu menjadi musuh terbesar. Ia meninggalkanku lebih dulu. Tepatnya sepuluh bulan lalu.

            Ting…Tong…

Aku melangkahkan kakiku, meraih gagang pintu dan menariknya. Ada seorang laki-laki berdiri di hadapanku saat ini. Mengenakan baju seragam kerjanya yang berwarna biru langit dan bertopi. Membawa sebuket bunga.

“Kim Jongin?”

“Ya, saya sendiri”

Laki-laki itu menyodorkan buket bunga tersebut. “Ada kiriman bunga untuk anda”

Aku terdiam sejenak. Terlihat tenang tapi jantungku berdetak tidak normal, tidak seperti biasanya. “Siapa yang mengirimkan ini?”

“Im Yoon Ah” Laki-laki itu tersenyum.

“Si-Siapa? Yoona?”

Marah dan perih, entahlah semua perasaan menjadi satu saat ini. Perasaan yang aku sendiri tidak mengerti, tidak dapat terbaca dan terasa menghujam jantung. “Kau pasti salah mengantarkan bunga ini. Pasti ada kesalahan teknis”

“Tidak, tuan” Laki-laki itu tersenyum ringan. “Tidak ada kesalahan. Sebelum istri anda meninggal, dia telah membayar untuk beberapa tahun ke depan dan menjamin anda untuk mendapatkan buket bunga setiap Hari Valentine”

Setelah membiarkan pengantar bunga itu berlalu, kini hanya ada aku. Dan sebuket bunga mawar itu.

Dan ada sebuah kertas kecil terselip di antara bunga-bunga tersebut.

‘My love for you is eternal’

Jongin tersenyum kecil.

Dan setiap tahunnya, mawar merah itu datang di tanggal yang sama. Seakan-akan Yoona juga ikut datang. Menghampirinya dalam bentuk sebuket bunga mawar merah cantik. Sosok Yoona akan selalu ada untuk Jongin. Di sisi Jongin. Di titik terdalam hati Jongin. Ya, Yoona akan selalu ada di sana. Tanpa batas ruang dan waktu- pembuktian keabadian- Yoona adalah sosok eternally untuk dirinya.

END

Advertisements

15 thoughts on “[FF-Drabble] As A Bouquet of Valentine’s Rose

  1. Uh…sedih rasanya ~_~,,walopun buatnya 20 menit tp ini keren thor…. Ditunggu cerita” yg laen darimu thor,,,Fighting

    Like

  2. hello, aku new reader ^^.. salam kenal !
    ff pertama yg aku baca, and ini manis bgt ♡ !!! simple tapi berkesan .
    ijin buat baca yg lain ^^ kkkkkk

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s