It’s Okay.

by
Clora Darlene

Main Casts
Oh Sehun | Im Yoona

Length RatingGenre
643 words | PG-13 | Romance

Yoona yang tengah menggendong Ryan di pelukannya menoleh ketika mendengar suara pintu rumahnya terbuka dan Sehun muncul dari baliknya. “Kau sudah sampai rupanya.”

“Kau baru saja pergi?” Tanya Yoona, mengingat Sehun masih berada di rumah ketika ia pergi menuju supermarket. Bahkan perempuan itu sebelumnya masih sempat mencium laki-lakinya itu.

Sehun mengangguk pelan sembari memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana. “Ya.”

“Kemana?” Tanya Yoona lagi.

Supermarket.” Jawab Sehun singkat.

Sejenak lengang. Yoona tidak berkedip hingga ia kembali membuka suaranya. “Supermarket?”

Sehun kembali mengangguk. “Supermarket.”

“Untuk apa?”

“Menyusulmu. Kau tidak mengangkat telfonku dan kupikir sesuatu terjadi padamu,” Sehun menggantungkan ucapannya. “Dan, sesuatu memang terjadi padamu.”

Yoona langsung menoleh pada Ryan yang berada di pelukannya dan tersenyum kecil. “Ryan, bagaimana jika kau bermain di kamar? Mom akan membuatkan makanan kesukaanmu.”

“Baiklah, mom.” Ryan langsung turun dari gendongan Yoona dan berlari lincah menuju kamarnya.

“Sesuatu terjadi padaku? Aku baik-baik saja, tidak menabrak apapun atau ditabrak apapun.” Yoona mengangkat bahunya, masih clueless dengan ucapan Sehun mengenai sesuatu yang telah terjadi padanya.

Sehun melangkahkan kakinya dengan tenang. “Kau bertemu dengan Luhan.”

Yoona menelan salivanya dengan susah payah ketika mengerti kemana Sehun membawa percakapan mereka. “Y-Ya. Kami tidak sengaja bertemu di supermarket tadi,” Yoona refleks membasahi bibir pink-nya yang mendadak kering. “Dan mengobrol sebentar.”

Sehun tampak menyipitkan matanya dengan sebuah senyuman kecil. “Di dalam mobil?” Yoona tidak menjawab pertanyaannya dan perempuan itu membeku di tempatnya berdiri. “Berciuman?”

“Kau tahu.” Ucap Yoona di sela hela nafasnya yang berat.

“Aku melihatnya, Yoona. Dengan mata kepalaku sendiri. Di parking area supermarket.” Balas Sehun dengan nada yang terkendali.

“Se-Sehun, Sehun, maafkanku. A-A-Aku…Maafkan aku―” Yoona sudah siap untuk dibentak Sehun, atau menjadi target amukan Sehun ketika laki-laki itu memotong pembicaraannya.

“Tidak apa-apa, Yoona.” Masih ada senyuman kecil pada wajahnya yang tenang. Iris pure hazel-nya tak menampilkan sorot amarah.

“Apa?” Kening Yoona mengerut.

“Tidak apa-apa.” Sehun mengulangi ucapannya lalu kembali melangkahkan kakinya menuju kamar.

Yoona sejenak memandang punggung laki-laki itu lalu segera mengejarnya dan berdiri di hadapan Sehun, menghadang jalan laki-laki tersebut. “Itu ‘apa-apa’, Sehun! Aku mencium laki-laki lain! Aku mencium mantan kekasihku dan kau melihatnya! Kau seharusnya marah kepadaku.”

“Aku seharusnya marah kepadamu?”

“Iya! Kau harus marah kepadaku, Sehun! Bentak aku atau pukul aku atau―”

Sehun terkekeh pelan lalu mengangkat tangannya, memotong teriakan Yoona dengan gesture tangannya. “Yoona, jika aku memukulmu, aku bisa terkena pasal kekerasan dalam rumah tangga dan bisa-bisa aku di penjara.”

Yoona masih melongo melihat reaksi Sehun yang super tenang―yang sebenarnya membuat Yoona lebih takut ketimbang Sehun akan mengamuk kepadanya. “Kalau begitu bentak aku. Atau…Atau apapun, Sehun. Aku sudah siap, telingaku sudah siap. Kau bisa menyumpahiku apa saja.” Keringat Yoona sudah mulai menetes di pelipisnya dan detak jantungnya berpacu lebih cepat dari biasanya. Ia sadar bahwa apa yang dilakukannya salah besar, dan ia juga sadar bahwa Sehun seharusnya tidak bersikap baik seperti ini kepadanya. Yoona tentu saja memberikan Sehun kesempatan untuk menghancurkan seluruh koleksi gucinya di rumah ini seraya laki-laki itu marah besar meluapkan emosi kepadanya.

“Aku tidak bisa Yoona.” Sehun menggeleng pelan. Sial, wajahnya yang begitu tenang dan iris pure hazel-nya yang memandang Yoona lembut membuat Yoona semakin merasa bersalah.

“Kenapa kau tidak bisa?”

“Aku tidak bisa menyumpahi ibu dari anakku. Aku tidak bisa membentak ibu dari anakku, dan juga Ryan akan mendengarnya jika ayahnya ini memperlakukan ibunya dengan sangat kasar. Aku juga tidak bisa memukul ibu dari anakku, Yoona. Aku tidak bisa, walaupun aku ingin sekali marah kepadamu, tapi aku tetap tidak bisa,”

Kalimat-kalimat yang diucapkan Sehun berhasil menampar Yoona dengan keras tepat di wajahnya. Bahkan ucapan Sehun terdengar lebih menyakitkan ketika laki-laki itu mengucapkannya dengan nada rendah dan tatapan penuh kasih sayang, ketimbang dengan nada tinggi membentak dan tatapan penuh amarah.

Ini jauh lebih menyakitkan untuk Yoona.

“Aku bisa mengerti bahwa rumah tangga kita ini adalah sesuatu yang dipaksakan. Kita tidak pernah benar-benar saling mencintai dari awal karena kita hanyalah produk perjodohan antarkeluarga. Aku bisa mengerti kau masih dibayang-bayangi oleh mantan kekasihmu, Xi Luhan. Tapi, Yoona, aku ingin kaupercaya, bahwa aku bahagia kau menjadi istriku. Dan rasa bahagia itu mengalahkan amarahku kepadamu.”

Tamparan kedua kali ini tidak melesat. Telak rasanya bagi Yoona.

“Aku akan mandi dulu.” Sehun masih tetap tersenyum ketika ia meninggalkan Yoona yang masih mematung di tempatnya berdiri. Pandangan Yoona mengikuti arah langkah Sehun, dan dadanya terasa begitu berat mengerti bahwa Sehun kini terlalu sakit karenanya.

end.

Advertisements

14 thoughts on “It’s Okay.

  1. Sungguh…Sehun suami yg sangat baik,melihat istrinya berciuman dgn mantan kekasihnya tidak membuat Sehun marah dan justru membuat Yoona merasa bersalah.Ternyata Yoonhun dijodohkan..dan Sehun bahagia Yoona menjadi istrinya,tidakkah Yoona juga bahagia Sehun menjadi suaminya??

    Like

  2. Sungguh…Sehun suami yang sangat baik,melihat istrinya berciuman dengan mantan kekasihnya tidak membuat Sehun marah,tapi justru membuat Yoona merasa bersalah.Ternyata Yoonhun dijodohkan,dan Sehun bahagia Yoona menjadi istrinya,lalu apa Yoona tidak bahagia Sehun menjadi suaminya???

    Like

  3. Sederhana tapi bikin nyesek juga… emang author satu ini selalu sukses bikin Readers baper dg karya nya.
    Btw thor, irresistible kpn di lanjutin? Aku nunggu dr tahun lalu ngecek bolak balik di yoongexo tapi tetap gk ada. Lanjutin donk thor please.. 😦

    Like

  4. Sebegitu cintanya kah sehun ke yoona?? Pikiran sehun bener bener dewasa banget kagum aku.. Ide kamu juga bagus ka, pas banget👍

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s